Tren selfie saat ini tidak sekadar menjadi tren saling berlomba untuk siapa yang paling keren atau paling narsis di dunia maya. Saat ini, banyak sekali orang yang menggunakan tren selfie untuk aksi sosial dan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk lebih banyak orang. Salah satunya adalah sebuah tren Red Lipstick Selfie yang baru-baru ini meramaikan jejaring sosial Twitter. Sekilas tren ini seperti sebuah tren untuk aksi lucu-lucuan, tapi ternyata ada sebuah kisah duka di baliknya.
2. Mengumpulkan Donasi Lewat #RedLipstickSelfie
Tren selfie saat ini tidak sekadar menjadi tren saling berlomba untuk siapa yang paling keren atau paling narsis di dunia maya. Saat ini, banyak sekali orang yang menggunakan tren selfie untuk aksi sosial dan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk lebih banyak orang. Salah satunya adalah sebuah tren Red Lipstick Selfie yang baru-baru ini meramaikan jejaring sosial Twitter. Sekilas tren ini seperti sebuah tren untuk aksi lucu-lucuan, tapi ternyata ada sebuah kisah duka di baliknya.
Tren #RedLipstickSelfie ini dibuat oleh Victoria Herd. Perempuan yang berusia 29 tahun ini membuat tren ini setelah ibunya meninggal karena kanker paru-paru. Jadi, #RedLipstickSelfie dibuat dengan tujuan untuk mengumpulkan donasi yang akan disalurkan ke Roy Castle Lung Cancer Foundation.
Alasan Victoria membuat hashtag #RedLipstickSelfie adalah karena ibunya sangat suka memakai lipstik warna merah. Bahkan ia menjelaskan bahwa sang ibu juga masih tetap memakai lipstik merah saat di pantai dan juga saat menjalani MRI scan. Tren #RedLipstickSelfie yang dibuat Victoria bisa sudah bisa mengumpulkan donasi sebes
![]() | PREVIOUS | NEXT | ![]() |


